Khoiru Ummah Terima Kunjungan H.M. Sukoadji

MediaKU | Jumat, 13 Maret 2020. Beberapa waktu yang lalu (7/3) Khoiru Ummah menerima kunjungan dari orang yang paling berjasa di balik berdirinya pembangunan Pesantren Khoiru Ummah. Ia adalah H.M. Sukoadji. Kunjungan ini diterima oleh ketua Yayasan Khoiru Ummah, Erwin Hadi Kusuma.

Ditemui secara terpisah, Erwin mengungkapkan terima kasihnya. “Kami berterima kasih kepada beliau (Sukoadji-red), karena wakafnya inilah akhirnya bisa berdiri bangunan ini. Semoga Allah mengganti dengan pahala yang berlipat”, ungkapnya.

Sukoadji-lah yang membukakan jalan pertama kalinya hingga berdirinya bangunan pesantren di Dusun Jelok, Desa Kayen. Di atas tanah wakafnya, kini sudah terbangun satu lokal bangunan.

Ia putra asli Pacitan yang telah sukses di Yogyakarta. Tapi, dengan kesuksesan itu, ia tidak melupakan tanah kelahirannya.

Ia wakafkan seluruh aset peninggalan orang tuanya yang ada di Pacitan untuk kepentingan dakwah Islam. Tidak hanya aset tanah di Khoiru Ummah, ia juga telah mewakafkan tanahnya di Desa Menadi. Tanah itu kini telah berdiri sebuah masjid yang bernama Masjid Wukuf.

Masjid Baitus Sholihin atau Masjid Amal Bakti Muslim Pancasila, masjid terbesar di Desa Kayen, juga hasil buah wakafnya. Bahkan, rumah dan tanah yang sedang ia tempat bersama istri tercinta, juga telah diwakafkan.

Setelah ia dan istri meninggal, kediamannya itu otomatis pindah tangan ke Muhammadiyah. Ia kuatkan janji itu di depan akta notaris. Entah didikan semacam apa yang diterimanya dari ayahnya, Mbah Nasikin, hingga memiliki sifat kedermawanan semacam itu.

Usia Sukoadji tidak lagi muda. Di usia yang ke-72 ini, ia tinggal menikmati hidupnya. Menunggu panen apa yang telah ia tanam saat di dunia.

Terima kasih Mbah Sukoadji. Kami akan mengelola dengan baik, amanah panjenengan untuk Khoiru Ummah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.